Happy Birthday ibu kota ku

Ah akhirnya kesampaian juga menulis tentang hari jadi mu, Jakarta. Selamat ulang tahun yang ke 481.
Apa yang kau rasakan wahai kota tua di usia mu yang sekarang? Apakah kau lebih suka saat-saat ketika kau masih bernama Batavia saat dimana si Pitung bergerak menebar kebajikan dan kisah kepahlawanan, dulu. Atau saat sekarang ini dimana disana-sini wajah mu didandani kosmetik-kosmetik bernama kemoderenan, kemajuan zaman untuk tetap mempertahankan titelmu sebagai kota megapolitan?

Pesta, ya pesta selalu mewarnai setiap hari jadimu. Di Ancol, di Monas atau dimanapun selalu ada pesta untuk mu. Mulai dari konser musik, kembang api warna-warni sampai do’a bersama. Apakah kau senang dengan itu semua?

Pidato, ya pidato dari gubernurmu yang selalu menasehati agar kami menjaga mu, membuat mu lebih aman, membuat mu lebih cantik. Apakah kau senang dengan itu semua?

Maafkan aku kota tua, kalau kau anggap aku terlalu banyak bertanya seperti menyudutkan mu. Maafkan aku karena aku memang belum pernah menyukai sejak aku menginjakkan kaki ku di tubuhmu. Kau tahu, aku selalu dikejar waktu di sini, aku selalu merasa terburu dan aku jarang menikmati senja. Kau tahu, orang-orang di tempatmu ini sering terlihat dengan pandangan yang kosong dan tampak benar-benar kelelahan. Kau tahu, ketimpangan sosial begitu jelas, antara pestapora dan tangisan. Dan kau tahu, lingkungan yang kau punya ini terlalu bising, terlalu banyak suara. Juga apakah kau tahu, udaramu benar-benar menyesakkan. Terakhir apakah kau tahu, aku merasakan sinar matahari yang kau punya tak sempurna.

Maafkan aku kota tua, aku terlalu banyak mencaci maki mu. Maafkan aku, kalau ternyata aku munafik, aku menyudutkanmu tapi aku mencari rezeki juga di tempat mu. Kau tidak salah, impianku kau suatu saat kelak dapat menjadi cantik dalam arti yang sebenarnya bukan polesan. Cantik dengan sungai-sungai mu yang bersih dan bening. Cantik dengan udara yang segar dan tentunya cantik dengan lancarnya lalu lintasmu. Selamat ulang tahun ibu kotaku.

Advertisements

About kalasenja

sedang mempersiapkan senja paling indah untuk pulang...
This entry was posted in aku dan sekitar. Bookmark the permalink.

One Response to Happy Birthday ibu kota ku

  1. totong says:

    Kuberikan judul untuk komentarku dengan “justru”……….
    Kenapa “justru”?
    yaah, karena “justru” bermakna oposisi, yg lahir karena memang harfiahnya manusia untuk berada pada dua opsi, dua opini, dua perspeksi…antara iya dan tidak, setuju atau menolak, untung atau rugi…walopun tak sedikit yg bermain di “grey area”…..
    dan pada akhirnya………..
    karena “justru”, yg akan menyodorkanmu indahnya ibukota, dengan “justru”, jakarta yg buruk rupa tak lagi sumpek dalam penglihatanmu, berkat “justru” pula, kau takkan lagi menimpakan kesalahan, cacian dan makian pada ibukotamu ini.
    Dimanakah “justru”?
    dalam benak positif mu yg kau simpan dalam2, dalam pikirmu yg sengaja diselimuti rapat2….
    bagaimana? Maukah kau membukanya? untuk melenggangkan impian akan jakartamu yg rupawan?
    “justru” itu tantangan buatmu…

    /justru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s