Panick on Sunday

Minggu pagi yang cerah,,aku sudah berniat untuk menghabiskan satu hari ini untuk bersantai-santai di rumah setelah sabtu kemaren aku habiskan dengan membersihkan kamar mandi dan bersih-bersih rumah, maklum sehabis lebaran pembantu lama baliknya ke rumah. Belum lagi sorenya bertatap muka kembali dengan teman-teman kuliah yang berkunjung ke Depok, dan malam yang ditutup dengan bersilaturahmi ke rumah saudara. Jadi hari Minggu ini tepatlah apabila aku habiskan dengan beristirahat seharian di rumah.

Angan –angan untuk bermalas-malasan di rumah ternyata belum menjadi kenyataan, aku masih punya pekerjaan rumah (PR). Aku harus menyelesaikan masalah kamar mandi.. Tutup lubang pembuangan air kamar mandi rusak dan beberapa hari ini tikus keluar masuk rumahku dari jalan ini, membuat rumah kotor dan tisu toilet bertebaran di mana-mana. Dasar si tikus!!!. Oke setelah berpikir beberapa saat, aku menemukan caranya, aku membeli dop (penutup pipa paralon, maaf kalo penulisannya salah) ukuran 1 inci yang seukuran dengan lubang pembuangan air kamar mandi. Dop tersebut aku lubangi dengan paku yang dipanaskan sehingga lebih mudah menembus dop yang terbuat dari bahan plastik. Lagi asik mengerjakan ini, tiba-tiba istri yang lagi mandi berteriak,,ayaaaank !!!! Air showernya kok nggak kencang. Kuhentikan pekerjaanku sementara dan pergi memeriksa pompa air. Di rumahku ada dua pompa, satu pompa yang menyedot air dari dalam tanah (minggu kemaren juga baru rusak huh !!!) dan satu lagi pompa yang berukuran lebih kecil yang berfungsi untuk mendorong air dari atas menara air ke dapur, kamar mandi dan lain-lain. Kalau tidak ada pompa pendorong ini air yang keluar dari kran akan kecil. Aku periksa,,, ternyata pompa ini yang rusak, biasanya kalau berfungsi bagus, ketika air dinyalakan mesin pompa akan berbunyi ciiit!!!..ciiit!! Kali ini dia tidak berbunyi sama sekali, mati total…Aaaaarrgghhh !!!, geramku marah,,,panik saat itu…dunia tiba-tiba menjadi gelap (berlebihan banget ya,,,,) kenapa satu masalah belum selesai,, datang lagi masalah lain. Aku kan mau niat bermalas-malasan hari Minggu ini. Dan kenapa selalu masalah air yang akhir-akhir ini menjadi permasalahan utama di rumah ini.

Aku jadi ingat iklan musyrik di TV,

A : ‘Piye Kabere ?’

B : ‘ gini-gini aja mbah..

A : ‘ kamu lahir kamis wage kan ? (kalo nggak salah ni), kamu nggak cocok kerja di air

Ketik Reg spasi Manjur untuk tahu peruntungan mu….

Huh dasar iklan tak mendidik…

Sambil menunggu istri selesai mandi aku kembali kerjakan pekerjaan membuat tutup lubang pembuangan air kamar mandi, walau fikiran masih bercabang ke masalah pompa pengencang air. Setengah jam berlalu pekerjaan ini selesai, aku coba di kamar mandi, ternyata bisa dipasang di lubang pembuangan air. Dan air yang mengalir dapat lewat, tidak tersumbat. Semoga dengan ini si tikus reseh itu kapok untuk masuk ke rumah. Aku beralih ke pekerjaan berikutnya,,pompa pengencang. Tapi aku ambil dulu sebotol minuman kaleng dari dalam kulkas dan menyalakan sebatang A mild, untuk menenangkan suasana hati yang kesal. Mesin kubuka, pegang sana pegang sini, mukul-mukul mesin tapi dia tetap diam dan tak ada tanda-tanda kehidupan. Mengesalkan, ah sepertinya harus ke tempat servis pompa. Akhirnya pipa-pipa penyambung pompa ke menara air di atas aku potong sehingga kini aku bisa membawanya ke servis pompa di pasar. Di tangan ahlinya di tempat servis, mesin pompa ku diperiksa dan ternyata kerusakan ada di bagian otomatis pompa tepatnya di bagian platinanya (sebelumnya juga pernah rusak). Bagian otomatis ini berfungsi untuk menghidupkan pompa ketika kran air dibuka. Begitu kran air ditutup, mesin pun secara otomatis akan mati. Aku protes pada tempat servis itu “ mas kok bisa rusak sih, saya kan baru beli otomatis ini di sini, paling 1-2 bulanan dan katanya mas kemaren ini barang yang paling bagus, harganya mahal pula.” Orang servis itu hanya bilang “ya gitu mas, kadang-kadang bisa cepat rusak” . Sialan ni orang batinku…”Ya sudah” kataku mesin ini saya bawa pulang lagi saja. Aku tidak langsung pulang, aku mampir ke tempat servis pompa tepat di sebelah servis pompa sialan itu untuk memberi otomatis yang baru. Aku beli otomatis pompa seharga 85 ribu, katanya sih bagus, Korea punya. Aku perhatikan baik-baik bagaimana cara memasangnya. Jadi nanti kalau suatu hari mesin ini rusak lagi aku tinggal membeli otomatis dan menggantinya sendiri, tidak perlu sampai memotong pipa yang nanti harus dirangkai lagi hanya untuk memudahkan membawa pompa ke tempat servis.

Mesin pompa pengencang air yang sudah benar aku bawa pulang ke rumah, sekarang tinggal merangkainya kembali dengan pipa dari atas menara air. Untuk itu hal yang di perlukan adalah sock drat luar 1 inci (1 buah), knee 1 inci (1 buah), sock sambung 1 inci (1 buah), pipa paralon 1 inci secukupya ( kok jadi seperti resep masakan ya…), lem pipa, gergaji pipa, kunci pas dan kunci pipa. Satu jam pekerjaan ini selesai. Kuteguk minuman kaleng dan nyalakan sebatang A mild sebagai episode penutup pekerjaan ku kali ini.. Kran kamar mandi dan dapur aku buka,,,

Horeeeeee….air kembali mengalir kencang. Seerrrrrrrr…..Puas,,,,,mandi nanti akan semakin menyenangkan.

Akhirnya hari minggu ini angan-angan untuk bermalas-malasan tidak kesampaian. Tak apalah …..

Lesson learn : jangan panik ketika banyak masalah-masalah kecil (rumah bocor, wc mampet, banyak tikus, pompa air mati dll) muncul di rumah walau itu datangnya bersamaan. Selesaikan satu-satu., mesti dapat diselesaikan…(every little thing’s gonna be alright, kata om bob Marley)

Advertisements

About kalasenja

sedang mempersiapkan senja paling indah untuk pulang...
This entry was posted in aku dan sekitar and tagged , , . Bookmark the permalink.

One Response to Panick on Sunday

  1. bosman says:

    Wow…, benar2 (calon) seorang Bapak. Mantap, Lanjutttt…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s