KTP

Di lingkungan RT ku, setiap malam Minggu, selepas shalat Isya, adalah waktu untuk arisan. Arisan bapak-bapak yang mana aku selalu senang untuk menghadirinya. Karena acara ini menjadi salah satu media untuk bersilaturrahmi dengan warga lainnya. Sehingga kita bisa tahu bagaimana kabar masing-masing dan juga akan tahu apabila ada tetangga kita yang lagi mendapat musibah. Aku selalu semangat menghadirinya, biasanya kita berbicara tentang berbagai macam hal, mulai dari siaran sepakbola, memancing, masalah politik dan ekonomi, masalah kemacetan, masalah keamanan lingkungan dan berbagai hal lainnya.

Arisan malam itu tanggal 20 februari 2009. Kami arisan di gardu ronda, yang terletak dipojok lapangan badminton, disebelah mushalla. Setelah arisan hampir selesai, Pak Budi, selaku RT memberikan pengumuman tentang masalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang datang dari kelurahan, tentunya datang dari kecamatan, dan tentunya datang dari Pemda Depok dan munkin juga datang dari pusat. Isi pengumumannya adalah :
1. Bagi yang masih mempunyai KTP lama, yang berwarna kuning harus segera diperbaharui menjadi KTP baru yang berwarna biru.
2. Bagi yang sudah mempunyai KTP berwarna biru, warna background foto harus disesuaikan dengan tahun kelahiran. Bagi yang mempunyai tahun kelahiran genap (contoh : 1982), warna background foto harus biru, sedangkan yang tahun kelahirannya ganjil (contoh :1981), warna background foto harus merah. Perubahan ini paling lambat tanggal 26 Februari 2009. Apabila lewat dari tanggal yang sudah ditetapkan akan dikenakan denda sebesar Rp 50.000.

Aku kaget, heran mendengar pengumuman seperti ini. Pertanyaan-pertanyaan muncul dalam kepala dan bapak-bapak yang lain aku yakin juga sama. Semuanya pada menggerutu kesal.
Bagaimana tidak :
1. Pertanyaan paling besar adalah dasar dibuatnya sebuah peraturan atau kebijakan. Bagiku apasih pentingnya dibuat peraturan warna background foto harus dibeda-bedakan antara yang tahun kelahirannya genap dan ganjil. Tidak ada gunanya, bukannya yang penting kita sudah punya KTP dan terdaftar sebagai penghuni negri ini.
2. Untungnya bagi ku, kebetulan warna background foto di KTP ku merah, sesuai dengan tahun kelahiranku yang ganjil, 1981. Tapi bagi masyarakat lain yang warna background nya tidak sesuai dengan tahun kelahiran seperti peraturan di atas pasti merasa kesusahan. Mereka harus foto ulang lagi di studio foto, mencetak nya dan itu pastinya pakai duit kan? Dan di jaman sekarang foto di studio tidak ada yang murah. Mungkin bagi yang mengerti komputer sih bisa saja mengedit foto lama sehingga warna background bisa diubah sesuai dengan tahun kelahiran. Tapi itu pasti hanya sedikit orang yang bisa. Bagi masyarakat yang susah ekonominya pasti berpikir berkali-kali untuk mengikuti peraturan seperti ini. Mending duit buat foto lagi di studio itu digunakan buat membeli kebutuhan hidup.
3. Masalah sosialisasi peraturan yang terkesan terlambat. Pasti banyak masyarakat yang telat untuk memenuhi peraturan ini, dan mereka sudah ditunggu oleh denda sebesar Rp 50.000. Mending duit itu digunakan buat membeli kebutuhan hidup
4. Buang-buang waktu, untuk merubah KTP ini kita harus mendatangi RT dan RW untuk minta surat pengantar, kemudian baru bisa ke kelurahan untuk mengurus permohonan KTP baru. Ini buang-buang waktu namanya kan? Apalagi bagi orang-orang yang bekerja di luar rumah dari pagi sampai sore, sedangkan Sabtu-Minggu kantor kelurahan tutup,,aaaahhhh. Belum lagi di sana nanti bisa saja dikenakan biaya juga… aaahhh mengesalkan.

Mungkin bagi orang-orang yang punya uang dan waktu banyak, hal-hal yang aku sebutkan diatas tidak akan jadi masalah. Tapi coba lah lihat disekitar kita, rakyat masih banyak yang susah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Berjuang untuk makan hari ini, entah untuk esok. O..kalian yang berwenang membuat peraturan, tolonglah buat peraturan yang tidak menyusahkan rakyat lagi. Tentunya kalian tidak ingin kami, rakyat ini berburuk sangka bahwa peraturan ini hanya sekedar dagelan semata, bahan proyek untuk mendapat penghasilan tambahan. Ah….

Advertisements

About kalasenja

sedang mempersiapkan senja paling indah untuk pulang...
This entry was posted in aku dan sekitar and tagged , . Bookmark the permalink.

2 Responses to KTP

  1. nothing says:

    Permendagri no 28 th 2005, pasal 17:
    (1) Dalam KTP dimuat pas foto berwarna penduduk yang bersangkutan, dengan ketentuan :
    a. penduduk yang lahir pada tahun ganjil, latar belakang pas foto berwarna merah; atau
    b. penduduk yang lahir pada tahun genap, latar belakang pas foto beiWarna biru;

  2. find says:

    Mas, numpang nanya.. saya khan mo perpanjang ktp, tpi kerja di jkt ngekos, ktp daerah. boleh sharing ga mas,

    peraturan baru ini masi kurang dimengerti, sedangkan dikabarin keluarga saya katanya mesti foto dikelurahan , krna berhubung ga bisa pulang jadi saya berinisiatif mo numpang foto di kelurahan deket kosan dan datanya hasil foto saya kirim ke daerah…

    klo background foto yg saya lihat di kelurahan deket kos saya kos ada ruler di pinggir layar merah / birunya? apa boleh ngedit sendiri atau moto sendiri di foto studio dengan layar tanpa pinggiran ruler.?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s