Anak Perempuanku,,Senja

Tiba saatnya untuk menuliskan kembali akan arti sebuah nama. Ini adalah tulisan buat anak keduaku, seorang bayi perempuan yang cantik yang lahir pada hari Senin, 21 November 2016. Aku ingat ketika Alif lahir, aku juga menuliskan sesuatu tentang arti namanya yang aku berikan, jadi sekarang saat giliran anak kedua aku ceritakan, semoga jika besar nanti dia sempat mampir ke blog ini dan membaca sedikit uraian tentang namanya.

Apalah arti sebuah nama, kata orang, tapi bagi ku justru nama itu sangat berarti. Karena dalam sebuah nama akan ada doa, harapan, impian dan semua hal-hal yang baik yang disematkan pada anak. Anak kedua yang sangat kami nantikan kehadirannya ini diberi nama Senja Zhafira Lubis. Nama tengah Zhafira itu adalah piliuhan istri yang sudah dia persiapkan, dan aku kebagian memberikan nama depan, untuk nama belakang sudah otomatis Lubis, marga yang harus dibawa sebagai orang batak.

Sebenarnya untuk nama depan cukup lama aku cari dan cocokkan dengan nama tengahnya, namun akhirnya pilihan ku kembali ke sebuah kata yang dulu juga sudah pernah aku pikirkan untuk diberikan ke anak kedua ku, yaitu nama Senja. Ketika nama Senja ini aku kasih tau ke istri, keluarga, dan sahabat selalu respon pertama mereka adalah kok Senja???, sebuah nama yang tidak umum, apa dia lahir pas waktu senja???. O,,tidak,,tidak ada hubungannya, anak ku ini justru lahir pagi hari,,saat matahari lagi mulai naik ke tengah.

Senja, kenapa nama Senja yang aku berikan, karena dari dulu aku suka Senja. Dulu, saat ngekos jaman kuliah, aku suka nangkring di tangga kosan menikmati saat sore hingga senja dengan secangkir kopi. Dulu, asal ada training atau liburan ke daerah yang ada pantainya, aku pasti menyempatkan duduk di pantai sambal menikmati senja dengan langit keemasannya hingga matahari hilang dibalik lautan. Aku lupa, kapan aku mulai menyukai senja, mungkin sejak pertama kali membaca cerpen Sepotong Senja Untuk Pacarku nya Seno Gumira Ajidarma (SGA). Ya, di cerpen itu SGA benar benar bisa menggambarkan indahnya senja lewat tokoh Alina itu. Memang Senja bagiku sangatlah spesial, sering aku tulis di beberapa tulisanku kalau senja itu adalah sebuah potongan waktu dalam 24 jam yang khusus. Senja bagiku mengandung arti sebuah keindahan, ketenangan, kelembutan dan keteduhan. Senja juga menggambarkan sebuah kemegahan dengan semburat warna keemasannya. Walaupun waktunya hanya sebentar namun keindahan senja itu akan cukup untuk menerangkan semuanya. Demikianlah, dan anak perempuanku ini juga aku harapkan akan mempunyai segala sifat senja di atas tadi, semoga ia akan menjadi seorang wanita yang penuh kelembutan, ketenangan, keteduhan, indah dan anggun.

Senja juga bagiku adalah sebuah penanda untuk pulang, betapa banyak manusia hilir mudik sedari pagi untuk dunia dan lihatlah di jalanan, ketika sore dan senja datang mereka akan pulang, kembali ke peraduannya masing-masing. Demikianlah, anak kedua ku ini aku harap mejadi tempat pulang bagi semua keluarganya nanti, bagi anak-anaknya dan suaminya tentunya. Dan yang lebih penting lagi adalah agar ia nanti mengerti kenapa senja sebagai penggambaran waktu pulang aku berikan sebagai namanya adalah agar ia mengerti bahwa kehidupan dunia ini adalah fana dan sementara, kehidupan dunia ini tidak akan lama, hanya sebentar. Pada waktunya nanti semua akan pulang, kembali kepada sang Pencipta. Dan ketika kembali tidak akan ada yang kita bawa, bukan harta, bukan gelar, bukan segala kekayaan, tapi hanya amal yang akan menemani. Semoga anak ku ini nanti akan ingat bahwa akan tiba waktu pulang dan harus mempersiapkan segalanya untuk perjalanan abadi itu. Itulah Senja. Satu potong kata dan nama yang bagiku begitu banyak artinya.

Zhafira, ini adalah nama tengah yang diberikan istriku. Diambil dari kalimat ‘”man shabara zhafira” , siapa yang bersabar dia akan beruntung. Ya, Zhafira artinya beruntung, jadi diharapkan anak ini di berikan keberuntungan oleh Allah, diberikan segala hal yang terbaik oleh Allah. Dulu, kesepakatannya kalo anak kedua perempuan, maka sepenuhnya dalam pemberian nama adalah hak istriku, tapi setelah negoisasi akhirnya istri mengalah dan nama depan menjadi jatahku sedangkan istri bertugas untuk nama tengah, dan dipilihlah nama ini.

Jadi anak ku yang mungil dan cantik,,nama yang kami berikan pada mu adalah Senja Zhafira Lubis yang bermakna anak perempuan yang cantik, indah, megah, penuh kelembutan dan keteduhan, tempat untuk pulang dan yang selalu diberikan keberuntungan dan hal-hal yang baik oleh Allah. Semoga doa-doa kami yang tertulis di nama mu ini di ijabah oleh Allah Subahanallahu Wataala. Aamiiin. Jadilah anak yang shalehah,,taat pada Allah, melaksanakan perintahNya, menjauhi laranganNya dan selalu mengikuti Sunnah Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam. Aamiiin.

Advertisements

About kalasenja

sedang mempersiapkan senja paling indah untuk pulang...
This entry was posted in aku dan sekitar and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s